Kajian Kepustakaan dalam Karya tulis Ilmiah

Guna mendukung penetapan masalah penelitian dan pembahasan yang akan diungkapkan, maka diperlukan tinjauan pustaka atau teori yang kuat. Sebab tinjauan pustaka atau teori akan mendasari pengungkapan masalah dan pembahasan hasil penelitian yang menyeluruh. Tinjauan literatur mencakup dua hal yaitu: Tinjauan teori yang terkait dengan masalah yang akan diteliti, Tinjauan hasil penelitian terkait yang pernah dilakukan.

Tinjauan Pustaka merupakan :

1. Merupakan ramuan pendapat orang
2. Merupakan mosaik peryataan atau hasil penelitian terdahulu,tanpa lebih dahulu dicerna,tanpa interpretasi yang memadai
3. Merupakan biografi, bukuharian, dokumen, naskah, catatan, katalog dan materi lainnya yang dapat digunakan sebagai data utama atau pendukung dalam penelitian.

Tinjauan Pustaka harus berisi;
1. Arti dan ruang lingkup Variabel Dipendent.
2. Besarnya masalah atau dan pentingnya masalah dari variabel dipendent, yang biasa dinyatakan dalam Prevalensi rate atau Fatality rate.
3. Proses terjadinya variabel dipendent.
4. Etiology timbulnya variabel dipendent.
5. Komplikasi atau akibat dari peristiwa atau adanya variabel dipendent.
6. Kerangka Teoritis terjadinya variabel Dipenden

A. Tujuan Tinjauan Pustaka
Tinjauan pustaka diperlukan dalam sebuah penelitian dengan tujuan untuk:

1. Mengetahui apakah penelitian yang akan dilaksanakan pernah dilakukan orang lain sehingga tidak terjadi duplikasi.
2. Mengetahui hasil penelitian orang lain dalam bidan yang sama, sehingga dapat memperluas wacara pembahasan penelitian nantinya.
3. Mempertajam penguasaan teori yang terkait dengan penelitian yang akan dilakukan.
4. Memperoleh informasi rancangan penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti lain.

Dengan melakukan tinjauan pustaka maka diperoleh keuntungan beberapa hal penting berikut ini:

a. Mengarahkan pemahaman masalah penelitian, sehingga rumusan masalah penelitian dapat disusun dengan baik.
b. Membantu menentukan rancangan penelitian yang tepat, sehingga penelitian valid dan bermakna.
c. Menghindari pengutipan pendapat orang lain yang tidak tepat
d. Membantu menyusun kerangka kerja penelitian
e. Teknik penulisan harus diperhatikan misl: kalimat yang terlalu panjang tanpa subyek, atau ejaan yang tdk taat asas, harus dihindarkan.
f. Alur pikiran yang logis harus tetap terjaga
g. Penulisan paragaraf harus tepat untk mengurangi kejelasan informasi yang disampaikan
h. Penulisan rujukan harus sangat diperhatikan,oleh karena hal itu tersebut merupakan salah satu kriteria tinjauan pustaka yang baik.
B. Tahapan Tinjauan Pustaka

1. Penelusuran Awal
Melakukan pemeriksaan sepintas terhadap sumber pustaka yang tersedia dan dikaitkan dengan masalah penelitian yang akan diteliti. Dengan penelusuran awal ini, bila diperoleh banyak sumber pusataka yang relevan dan mendukung penelitian.

2. Penelusuran Sekunder
Penelusuran dilakukan terhadap sumber pustaka secara lebih mendalam dan kritis dan relevan dengan masalah penelitian. Sumber pustaka yang diperoleh diharapkan yang terbaru dan komprehensif baik berupa buku bacaan rujukan maupun laporan riset.

3. Penelusuran komputer dan manual
Tinjauan pustaka teori dapat telusuri dan disusun dan berbagai sumber lain yang dapat diakses melalui:
a. Komputer, yaitu sumber pustaka yang berasal dari data base perpustakaan maupun dari website yang menyediakan jurnal-jurnal penelitian.
b. Cara manual, yaitu menelusuri pustaka dengan menggunakan indeks dan abstrak penelitian serta katalog buku perpustakaan.
c. Jenis Pustaka
Penelitian yang baik pada dasarnya didukung oleh bahan pustaka yang memadai. Sehingga seseorang yang akan melakukan penelitian harus akrab dengan pustaka. Bahan pustaka tersebut dapat digunakan digolongkan menjadi beberapa jenis yaitu:
1) Buku. Buku yang diterbitkan dan terdaftar pada katalog perpustakaan nasional
2) Penerbitan berkala: majalah, jurnal, bulletin
3) Harian atau surat kabar yang memuat artikel terkait topik penelitian.
4) Karangan ilmiah yang tidak diterbitkan seperti makalah ilmiah, skripsi, thesis dan disertasi.
5) Laporan penelitian (LIPI, Litbangkes, Lembaga Riset) .
6) Laporan isnstansi resmi (Profil Kesehatan Provinsi atau Kabupaten, SP2TP Puskesmas).

C. Sumber Kajian Pustaka
1. Seyogyanya cukup “baru” mungkin 5 tahun terakhir mis artikel asli atau tinjauan pustaka.
2. Sumber Informasinya terkini (up to date) Dapat diperoleh dari on-line database melalui akses internet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s