Penelitian Dalam Karya Tulis Ilmiah

Beberapa defenisi penelitian menurut ahli:

Woody (dalam Danim, 2002):
Penelitian merupakan metode untuk menemukan kebenaran , disamping itu juga merupakan suatu pemikiran kritis.

Pearson (dalam Whitney, 1960):
Penelitian adalah pencarian atas sesuatu secara sistematik dan dilakukan terhadap masalah-masalah yang dapat dipecahkan.

Burnd dan Grove (1993): research = is diligent systematic inquiry or investigation to validate and refine existing knowledge and generate new knowledge.

Penny (1975): PENELITIAN ADALAH PEMIKIRAN YANG SISTEMATIK MENGENAI BERBAGAI JENIS MASALAH YANG Pemecahannya memerlukan pengumpuylan dan penafsiran fakta-fakta.

Hillway (1956): “a method of study by which, through the careful and exhaustive of all ascertainable evidence bearing upon a definable problem, we reach a solution to the problem.

Kerlinger (1986): penelitian adalah suatu penyelidikan yang sistematis , terkendali, empiris, dan kritis mengenai fenomnena-fenomena alam yang dibimbing oleh teori dan hipoptesis mengenai hubungan-hubungan yang diduga ada di antara fenomena-fenomena tersebut.
Maka PENELITIAN adalah kegiatan taat kaidah dalam upaya untuk menemukan kebenaran dan/atau menyelesaikan masalah dalam ilmu pengetahuan, teknologi dan/atau kesenian.

John W Best (1982): Sebelas karakteristik penelitian:
1. Penelitian dirancang dan diarahkan untuk mencari jawaban atas suatu permasalahan
2. Kerja penelitian dititik-beratkan pada pengembangan cara-cara membuat generalisasi, prinsip dan teori-teori
3. Penelitian didasarkan atas pengalaman hasil observasi atau kejadian empiris
4. Penelitian memerlukan observasi dan deskripsi yang akurat
5. Penelitian bertujuan untuk menemukan data yg baru dari sumber primer , bukan sekedar data yg sudah ada sebelumnya
6. Penelitian memerlukan rancangan yg teliti dan hati-hati melalui prosedur yg tepat dg menggunakan analisis yang rasional
7. Penelitian memerlukan keahlian
8. Penelitian menekankan pada logika dan obyektivitas yg tinggi
9. Penelitian menuntut kesabaran dan tidak dilakukan dg tergesa-gesa
10. Kerja penelitian memerlukan pencatatan dan pelaporan yang hati-hati dan teliti
11. Kerja penelitian kadang-kadang memerlukan keberanian

Penelitian Kuantitatif Penelitian Kualitatif
1. Ilmu-ilmu keras Ilmu-ilmu lunak
2. Fakus ringkas dan sempit Fokus kompleks dan luas
3. Reduksionistik Holistik dan menyeluruh
4. Obyektif Subyektif atau prspektif etnik
5. Penalaran logis dan deduktif Penalaran dialektif-induktif
6. Basis pengetahuan: Hubungan sebab-akibat Basis pengetahuan: Makna dan temuan
7. Menguji teori Mengembangkan/ membangun teori
8. Kontrol atas variabel Sumbangsih tafsiran
9. Instrumen Komunikasi dan observasi
10. Elemen dasar analisis: angka Elemen dasar analisis: kata-kata
11. Analisis statistik atas data Interpretasi individual
12. Generalisasi Keunikan

untuk dapat materi selengkapnya silahkan download

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s